Siaran Televisi Akhir Tahun
/1/
musim sudah
berganti
salju-salju dan desember
telah terberkati
anak-anak akan
mulai mengingat
bagaimana semua
orang memberinya cinta pada
satu-satunya wajah
dan hanya satu-satunya.
/2/
mari kita bicara tentang
dirimu:
siaran televisi
pukul dua pagi
percakapan bisu
yang benar-benar tidak sungguhan
dongeng peri-peri yang
kehilangan cahayanya
dan perjumpaan kau
dengan Nona Merta
/3/
atas nama
perjuangan
kau baitkan
pengampunan hidup paling angan
Bert, gadis pelukis
dan keresahan di tubuhnya
kini kita sudah di
tepi, kita sudah silih paham
kita telah cukupkan
dan cukupkan ini malam
/4/
atas nama
perjuangan
kalimat itu macet
berkali-kali,
“bagaimana jika kita berpisah saja” atau
“bagaimana jika kita bertahan saja”
semua itu kau tulis
tanpa tanda tanya.
/5/
pada akhirnya,
perapian di depan kita sudah lama padam
biarkan hangatnya
masih melekat pada sisa musim
anak-anak harus
mulai mengingat
bagaimana semua
orang memberinya cinta pada
satu-satunya wajah
dan hanya satu-satunya.
Komentar
Posting Komentar